Hanya ada di Gubuk Rondha bersama Anang NingNong NingGung

Rabu, 13 April 2011

Diam Itu Lebih Baik......


Kenapa saya tidak “update” blog / facebook ????????
Jawabannya sudah ada diatas... xixixi ya MAAF!!
Saya fikirkan menulis dalam blog / facebook ini mudah saja.
Tapi hari ini terbukti apa yang saya fikirkan tidak benar sama sekali.

Secara jujurnya, saya suka memberikan pendapat, buah fikiran dan pandangan, tapi mungkin blog / facebook bukan tempat yang tepat atau sesuai untuk saya berbuat begitu.... heeheehe

Lebih baik diam ketika kita tak tau apa apa..
Tak menambah pelik segalanya dengan mulut terbuka..
Lebih baik jadi hitam tapi bersisi putih..
Daripada putih tapi bersisi hitam..
Aku rindu atmosfir kasih menyelimuti keheningan ini seperti dulu..


“Diam itu adalah emas, diam adalah ibadah yang tanpa bersusah payah, diam adalah perhiasan bibir tanpa berhias dengan pemerah, diam adalah kehebatan tanpa kerajaan, benteng tanpa pagar, kekayaan tanpa meminta kepada orang, istirahat bagi kedua malaikat pencatat amal, penutup segala aib“

… Hmmm.... indahnya diam …

Saya mulai berpikir, jika dalam sehari itu ada 24 jam, dikurangi jam tidur saya 6 jam maka saya punya waktu hidup 18 jam dalam 18 jam ini berapa banyak kata kata bak meteor yang keluar dari mulut saya,,,
( hahahha... malah jadi ngeri banget )
Hadeech... harap maklum, :-D

terkadang, sesuatu yang membuat salah satu pihak, sebel, kesel, marah, merasa terganggu, etc...,
karna saya terlalu banyak cakap (omong), diam mungkin lebih baik, tuk yang satu ini...n berharap kembali membaik... untuk lebih baik, xixixii

Terkadang, otak selalu mencari pembenaran tuk apa yang kita ucapkan, sehingga terlihat hebat...tapi hati yang membuatnya tersadar..., n memikirkan ulang apa yang telah terucap...minta maaf,
mungkin hal lumrah yang terpikirkan...namun terkadang berat tuk diucapkan, karna gengsi n ego yang mendominasi...

Baiklah, sekarang saya kan coba belajar tuk lebih mengendalikan ucapan, n mencoba tuk lebih berpikir pake hati ( walaupun lebih sering pake otak sih...)
halah malah lebay maneh ^_^ Hahayy..
(Hmm.....)

Pikirkanlah betapa pentingnya diam untuk mempelajari sesuatu.
Ketika kita bicara, sulit untuk mempelajari lebih banyak hal daripada apa yang telah kita ketahui.
Tapi ketika dengan diam mendengarkan apa yang dikatakan orang lain, seluruh isi dunia ini terbuka bagi kita.

Kita dapat mulai mengerti segala sesuatu dari sudut pandang orang lain, dan kita dapat mempunyai akses terhadap apa yang menurut pendapatnya tidak kita ketahui.

Mendengarkan dengan diam merupakan kunci untuk memasuki pengalaman hidup yang lebih bermakna...
diam ini..diam yang berbeda, bukan diam berarti tidak mempunyai inisiatif dan pikiran sama sekali.
Yakni sengaja mendiamkan atau menenangkan benak (mind) untuk sejenak.. (hohohoho.. alay.com maneh)

Orang bilang diam itu emas.
Dan saya sangat setuju hal itu sekarang.
Saya merasa akan sangat baik jika saya diam dan mengurus urusan saya.
karena..ini sebuah TANTANGAN yang harus saya TANTANG.. ( halah gayane.. )

** Nah tadi malam itu ceritanya saya ngobrol dengan seseorang.
Niatan saya adalah agar merasa lebih baik... tapi entah kenapa tidak bisa....
Sama saja tow... Wkwkwk (blas ora mundak)
Saya tetap cuma bisa diam setelahnya.. Tidak berubah sama sekali..
Hanya diam.. diam.. dan diam..
tp di situ saya mulai brfikir, Hmm.. ya ya ya ya ....

Diam itu emas pada saatnya.
Berbicara pun akan bernilai emas pada saatnya.
Tapi saat ini lebih baik diam dulu tanpa kata...
Ah, semoga diamku bermanfaat...
( ada hal lain yang harus saya lakukan )
[ Ssssttt... sudah. diam.... ]


Tapi yakinlah bersuara benar itu lebih berharga dari pada diam, lebih berharga dari pada emas, karena bersuara benar itu Intan-permata.
Salut saya bagi yang telah menyuarakan suatu kebenaran, walaupun pahit terasa itu adalah obat yang harus di minum bagi pahlawan kebenaran.

Hormat saya kepada ( SIAPA_PUN ANDA ) orang atau lembaga penegak kebenaran, kencangkan lagi suara kebenaranmu, siapa tau suatu saat nanti saya akan menyuarakan kebenaran....
Amiiinn..... ^_^


Seperti dalam sebuah syair lagu yg pernah saya dengar :
**
Duka derita, duka laraku di dunia
Tidaklah aku sesali juga tak akan aku tangisi
Sesakit apapun yang kurasakan dalam hidupku
Semoga tak membuatku kehilangan jernih jiwaku

Andaikan dunia mengusir aku dari bumiNya
Tak akan aku merintih, juga tak akan aku mengemis
Ketidakadilan yang ditimpakan oleh manusia
Bukanlah alasan bagiku untuk membalasnya

Asalkan karena itu Tuhan menjadi sayang padaku
Segala kehendakNya menjadi surga bagi cintaku
Bukanlah apa kata manusia yang kuikuti
Tetapi pandangan Allah Tuhanku yang kutakuti

Ada tiadaku semata-mata milikNya jua
Ada tiadaku semata-mata milikNya jua
( sayang padaku by NK )


................Mohon MAAF n Thank'S 4 aLL ..........
( Gubuk Rondha )
Ow.. iya ada yg lupa,Makasih ya buat Sahabat2, teman2, orang2 yg selalu berinteraksi dg saya...!!

(*_^) " Senyum mu adalah Semangat ku " ^_^
.....

Rabu, 06 April 2011

MISTERI NUSANTARA ; BENUA ATLANTIS dan Bani Al JAWI


“Teori ilmiah itu benar karena sampai saat ini belum ada yang membenarkannya”(Karl Raimund Popper)


SELAMA ratusan tahun kita telah terkungkum oleh teori-teori dan aturan-aturan barat, sehingga kita sebagai manusia yang berasal dari belahan dunia bagian timur merasa bahwa semua yang dikatakan orang-orang(ilmuwan-ilmuwan) Eropa atau orang-orang Amerika itu tidak dapat disangkal atau disalahkan sebagai contoh kecil adalah ilmu sejarah dan arkeologi.

Kedatangan ilmuwan barat untuk meneliti peradaban, kebudayaan, kesenian daerah di Indonesia sudah terjadi pada masa penjajahan Belanda di Nusantara dan ternyata penelitian bangsa barat terhadap sajarah Indonesia juga di amini oleh para pakar sejarah dan arkeologi di Indonesia, tanpa mencoba untuk berani mencari bukti-bukti tentang peradaban bangsa nusantara jauh ribuan tahun yang lalu.

Indonesia selama ini dianggap sebagai Negara kelas 3 dan peradaban manusia di nusantara dimulai kurang lebih abad 1-5 M patut untuk dipertanyakan kembali, mengingat berbagai bukti bahwa bangsa Indonesia dan manusia yang hidup di nusantara sudah jauh mengenal peradaban ribuan tahun sebelum masehi bahkan mampu melebihi atau menyaingi peradaban bangsa yunani dan mesir yang berumur sekitar 5000-4000SM.

Hal ini diperkuat dengan adanya bukti-bukti yang menandakan bahwa peradaban manusia di nusantara juga patut disandingkan dengan peradaban manusia di mesir, yunani ataupun cina. Dengan diketemukannya sebuah keris di kuil Okinawa jepang, setidaknya menjadi perbincangan hangat dikalangan ahli sejarah di Indonesia pada khususnya. Kuil Okinawa sendiri adalah kuil yang telah berumur ratusan bahkan ribuan tahun.

Penemuan keris di kuil Okinawa, Jepang


Setidaknya tidak hanya sampai disitu saja, penemuan kota kuno Jawa di Jordania menjadikan bukti lain bahwa sebenarnya bangsa kita bukan bangsa kelas 3 dan peradaban bangsa kita sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Para ahli arkeologi dan sejarah di Jordania memperkirakan bahwa kota kuno Jawa tersebut berumur kurang lebih 4000SM


Penemuan lain juga ditemukan di beberapa daerah di Afrika dimana didaerah tersebut terdapat beberapa tanaman endemik khas nusantara dan diketemukannya kapal yang hampir mirip dengan kapal pinisi dan terbuat dari kayu jati. Bahkan dalam buku “The Phantom Voyager” karya Robert Dick-Read yang telah diterjemahkan leh Mizan dengan judul “Penjelajah Bahari. Pengaruh Peradaban Nusantara di Afrika” dengan jelas digambarkan bagaimana dan mengapa para penjelajah nusantara pada abad 5 bahkan di duga jauh sebelum sudah mampu mencapai afrika bahkan melewati tanjung harapan yang baru mampu di lewati bangsa Eropa 1000 tahun kemudian. Tentu saja prediksi Robert Dick Read tidak terlalu mencengangkan jika melihat bagaimana Anak-anak suku bajo ketika masih berusia 1-2 tahun bahkan sudah belajar berenang. Selain kemampuan beradaptasi di laut tentunya juga ditunjang dengan kemampuan membuat kapal kayu yang mampu mengarungi samudra. Replika ‘kapal Borobudur’ yang mampu mengarungi samudra hingga mencapai Afrika pada tahun 2004 sudah membuktikan hal tsb. Dengan mampu menaklukan samudra mereka juga berarti menguasai perdagangan lintas samudra.
Benua Atlantis yang Hilang
“Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas, batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi, memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater, musik, dan olahraga.”(plato)

Kurang lebih setidaknya terdapat hampir 50.000 buku dan berbagai tulisan di media cetak maupun Novel diseluruh dunia yang menuliskan tentang misteri benua atlantis. Plato filsuf asal yunani yang menceritakan bagaimana benua Atlantis yang maju dan makmur, negri atau kerajaan dengan peradaban manusia yang melebihi pada zamannya hancur hanya dalam satu malam karena bencana alam yang sangat dasyat.
Kisah Plato tentang benua Atlantis yang hilang itu cukup menggemparkan pada masa itu 2000SM, setidaknya para ilmuwan dan filsafat berdebat mengenai cerita Plato tersebut. Hingga pada abad pertengahan pencarian dan berbagai tulisan mengenai benua atlantis yang hilang ini mereda. Namun kembali gencar dan panas kembali pada tahun 1800an, dimna para ahli ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik, Ethnologi, dan Comparative Mythology mencari dimana sebetulnya letak benua yang hilanag tersebut seperti yang dikisahkan oleh Plato.
Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa benua yang hilang itu terdapat di kepulauan Indonesia jika dilihat dari berbagai kekayaan di Indonesia. Namuan yang paling menggemparkan tentu saja buku yang ditulis oleh Prof. Arysio Nunes Dos Santos, dengan bukunya yang berjudul “Atlantis The Lost Continents Finally Found” yang dimana dalam penelitian dan mencari sumber dan data prof yang berasal dari Brazil telah menghabiskan kurang lebih 29 tahun, bahkan bukunya ini terlink ke 400 buah sites di Internet, dan websitenya sendiri menurut Santos selama ini telah dikunjungi sebanyak 2.500.000 visitors. Menurutnya ini adalah iklan gratis untuk memperkenalkan Negara Indonesia dan santospun tidak mengharapkan bayaran 1sen pun kepada pemerintahan RI.
Prof. Santos menyimpulkan bahwa selain kekayaan hasil alam, emas, Batu mulia yang membuat prediksi Santos mendekati kebenaran adalah terdapat beberapa gunung yang masih aktif di Indonesia, gunung krakatau yang terkenal di dunia akibat letusannya yang dahsyat sekitar 1800an, bahkan konon letusannya 50X dari bom Hiroshima dan menyebabkan tsunami. Santos menyimpulkan bahwa 10.000SM gunung krakatau juga telah meletus bahkan lebih dahsyat dari tahun 1800an selain gunung krakatau, juga meletus gunung bromo, sumbing dan beberapa gunung lainnya. Dari hasil tersebut maka terpisahlah benua Atlantis menjadi beberapa pulau yang kini menjadi kepulauan nusantara atau Negara Indonesia.

Menurut Profesor Santos, para ahli yang umumnya berasal dari Barat, berkeyakinan teguh bahwa peradaban manusia berasal dari dunia mereka. Tapi realitas menunjukkan bahwa Atlantis berada di bawah perairan Indonesia dan bukan di tempat lain.
Walau dikisahkan dalam bahasa mereka masing-masing, ternyata istilah-istilah yang digunakan banyak yang merujuk ke hal atau kejadian yang sama.
Santos menyimpulkan bahwa penduduk Atlantis terdiri dari beberapa suku/etnis, dimana 2 buah suku terbesar adalah Aryan dan Dravidas.

Semua suku bangsa ini sebelumya berasal dari Afrika 3 juta tahun yang lalu, yang kemudian menyebar ke seluruh Eurasia dan ke Timur sampai Auatralia lebih kurang 1 juta tahun yang lalu. Di Indonesia mereka menemukan kondisi alam yang ideal untuk berkembang, yang menumbuhkan pengetahuan tentang pertanian serta peradaban secara menyeluruh. Ini terjadi pada zaman Pleistocene.

Pada Zaman Es itu, Atlantis adalah surga tropis dengan padang-padang yang indah, gunung, batu-batu mulia, metal berbagai jenis, parfum, sungai, danau, saluran irigasi, pertanian yang sangat produktif, istana emas dengan dinding-dinding perak, gajah, dan bermacam hewan liar lainnya. Menurut Santos, hanya Indonesialah yang sekaya ini (!). Ketika bencana yang diceritakan diatas terjadi, dimana air laut naik setinggi kira-kira 130 meter, penduduk Atlantis yang selamat terpaksa keluar dan pindah ke India, Asia Tenggara, China, Polynesia, dan Amerika.

Suku Aryan yang bermigrasi ke India mula-mula pindah dan menetap di lembah Indus. . Karena glacier Himalaya juga mencair dan menimbulkan banjir di lembah Indus, mereka bermigrasi lebih lanjut ke Mesir, Mesopotamia, Palestin, Afrika Utara, dan Asia Utara.
Di tempat-tempat baru ini mereka kemudian berupaya mengembangkan kembali budaya Atlantis yang merupakan akar budaya mereka.

Catatan terbaik dari tenggelamnya benua Atlantis ini dicatat di India melalui tradisi-tradisi cuci di daerah seperti Lanka, Kumari Kandan, Tripura, dan lain-lain. Mereka adalah pewaris dari budaya yang tenggelam tersebut.

Suku Dravidas yang berkulit lebih gelap tetap tinggal di Indonesia. Migrasi besar-besaran ini dapat menjelaskan timbulnya secara tiba-tiba atau seketika teknologi maju seperti pertanian, pengolahan batu mulia, metalurgi, agama, dan diatas semuanya adalah bahasa dan abjad di seluruh dunia selama masa yang disebut Neolithic Revolution.
Bahasa-bahasa dapat ditelusur berasal dari Sansekerta dan Dravida. Karenanya bahasa-bahasa di dunia sangat maju dipandang dari gramatika dan semantik. Contohnya adalah abjad. Semua abjad menunjukkan adanya “sidik jari” dari India yang pada masa itu merupakan bagian yang integral dari Indonesia.

Dari Indonesialah lahir bibit-bibit peradaban yang kemudian berkembang menjadi budaya lembah Indus, Mesir, Mesopotamia, Hatti, Junani, Minoan, Crete, Roma, Inka, Maya, Aztek, dan lain-lain. Budaya-budaya ini mengenal mitos yang sangat mirip. Nama Atlantis diberbagai suku bangsa disebut sebagai Tala, Attala, Patala, Talatala, Thule, Tollan, Aztlan, Tluloc, dan lain-lain.

Itulah ringkasan teori Profesor Santos yang ingin membuktikan bahwa benua atlantis yang hilang itu sebenarnya berada di Indonesia. Bukti-bukti yang menguatkan Indonesia sebagai Atlantis, dibandingkan dengan lokasi alternative lainnya disimpulkan Profesor Santos dalam suatu matrix yang disebutnya sebagai ‘Checklist’
Jika pernyataan Prof. Santos ini benar, maka jika kita membaca dari berbagai kitab suci yang menccritakan bencana banjir Nabi Nuh juga disimpilkan terjadi sekitar 11.000-10.000SM yang menenggelamkan sebagian daratan di muka bumi ini karena akibat dari ulah manusia yang tak taat dengan perintah Tuhan sang pencipta alam.





Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter.

Jika bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.



Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.

Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut ;

“Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun.

Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Senin, 14 Maret 2011

MASALAH adalah TANTANGAN tuk Maju..


Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat.
Karena dalam, keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan.
Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

MASALAH adalah TANTANGAN tuk Maju

Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya.
Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah dalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi.
Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda.
Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena dari itu terimalah sebagai hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi.
Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin.
Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku!
Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.
Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati...

Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.
” Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang.
Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan..

(Gubuk Rondha)

Perjalanan Hidup..


Dalam suatu perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan.
Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyingkap segala rahasia kehidupan.

Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam.
Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.

Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu.
Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam menentukan sikapnya.
Ada yang berjuang untuk melaluinya dengan membunuh waktu.
Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang dia ada.

Apa rahsia terbesar dalam hidup ini????????????
Melewati hari ini dengan penuh makna.
Makna tentang cinta, ilmu, dan iman.
Dengan cinta hidup menjadi indah.
Dengan ilmu hidup menjadi mudah.
........Dan dengan iman hidup menjadi terarah......

Hidup ini merupakan proses pembelajaran menuju lebih baik dan memahami akan cinta yang TUHAN berikan buat manusia di dunia ini..

Rahasia terbesar dalam hidup:
Melewati hari ini dengan penuh makna...
Makna tentang cinta, ilmu, dan iman...
Dengan cinta hidup menjadi indah...
Dengan ilmu hidup menjadi mudah...
Dan dengan iman hidup menjadi terarah...

Sebuah Cinta ....


KAMU MENCINTAINYA…. .
..............
Ketika kamu menerima kesalahan dia…

Kekurangan Dia…

Karena kamu tau itu bagian dari kepribadiannya!!

Ketika kamu rela memberikan hatimu…
dan bahkan Kematianmu…

Ketika kamu dan Hatimu tercabik bila ia sedih…
dan berbunga bila ia bahagia…

Ketika kamu menangis untuk kepedihannya,
meskipun dia cukup tegar menghadapinya…

Ketika kamu tidak mempunyai rasa malu untuk
menangis di depannya…

Ketika kamu tertarik pada orang lain tetapi kamu
masih setia bersamanya…

Ketika kamu selalu ingin melihat senyumnya,
bukan tangisnya…

Ketika kamu mau menjadi dirimu sendiri dan mau
menunjukkan sisi burukmu di hadapannya…

Cinta adalah Pengorbanan…
Mencintai adalah membela diri…
Cinta adalah Kematian atas Egoisme dan
Egosentrisme…

Kadang itu menyakitkan, Tetapi itulah konsekuensi untuk sebuah kata CINTA…. . . .


(Gubuk Rondha)

Rabu, 09 Maret 2011

Sesobek kertas setetes pinta

ku tulis cerita tentang kita
bertinta rindu berwarna biru
harap ku lekang hati yang beku
ku tulis puisi bernada ragu
...diatas awan hitam kelabu
bertanya bulan bermain lagu
ternyata hati sedang menggebuh
sampai kapan aku menunggu
nafas cinta dari hatimu
mungkin nanti ku tetap menunggu
sampai engkau datang untukku
wangi bunga harum indah
ditaman rindu berjuta cinta
ku menunggu tanpa rasakan lelah
hanya untukmu seorang wanita..


Ku rangkai kata dalam bisu bahasa....
Ku rangkai pesona buatmu wahai malaikat yg trcipta dari cahaya cinta..
Dan aku milikimu dg sepenuh jiwa..

^_^

Cahaya Mu untuk mu....

Ketika Manusia Menggerhanai Cahayanya dan Negara Menggerhanai Rakyatnya.

Matahari itu bikinan Tuhan,

yang diperintah untuk mengantarkan cahaya.

Juga manusia, made by TUHAN,

diperintah untuk mengantarkan keindahan,

membangun kebaikan,

menegakkan kebenaran,

menyebarkan kearifan,

kedewasaan, kecerdasan, kedalaman,

serta apapun yang sesungguhnya merupakan cahaya bagi jiwa manusia sendiri...


Hal - hal yang menurutmu buruk sekalipun akan menjadi indah bila kamu mamandangnya dengan mata hati mu...
tapi hal - hal yang menurutmu baik dan tepat untukmu akan menjadi hal yang menyakitkan bila kamu memandangnya dengan mata kepalamu...